$wpsc_version = 169; All 4 One akan terus berkarya dan bernyanyi | INDOSUB
 

All 4 One akan terus berkarya dan bernyanyi

All 4 One

Era 90an jadi masa keemasan grup vokal asal Amerika Serikat, All-4-One. Meski sudah lewat dari puncak kejayaannya, pelantun I Swear itu masih ingin terus bernyanyi untuk para penggemarnya.

Salah satu sumber berita, mendapat kesempatan berbincang dengan grup yang digawangi Tony Borowiak, Delious Kennedy, Alfred Navarez, dan Jamie Jones tersebut pada malam tahun baru 2018 lalu.

All-4-One bercerita tentang impian mereka untuk terus menghibur pecinta musik di seluruh dunia yang mereka nilai kini penuh dengan hal negatif.

Mereka mengaku ingin menyebarkan pesan positif dan cinta lewat lagu yang mereka nyanyikan.

“Selama kami bisa melakukannya, kami akan terus bernyanyi,” kata Jamie, Minggu (31/12).

Jamie mengaku All-4-One tidak pernah bosan untuk menyanyikan lagu-lagu hitsnya setiap kali manggung. Lagu yang membuat mereka mendapatkan Grammy, I Swear merupakan lagu yang paling sering dibawakan.

Alih-alih bosan sering membawakan I Swear, All-4-One mengaku semakin sering diminta membawakan lagu tersebut, mereka justru makin senang.

“Membuat kami bernyanyi lebih baik untuk para penggemar kami karena kami tahu lagu ini begitu berarti untuk mereka,” katanya.

I Swear aslinya merupakan lagu country yang diciptakan Gary Baker dan Frank J Myers lalu dibawakan oleh John Michael Montgomery pada 1993.

Lagu tersebut kemudian dibawakan ulang oleh All-4-One pada 1994 dan diproduseri oleh David Foster.

Versi garapan ulang All-4-One tersebut ternyata meraih sukses besar. Lagu tersebut memuncaki berbagai tangga lagu di berbagai negara di dunia, termasuk 11 pekan di nomor satu tangga lagu Billboard Hot 100.

Ketenaran yang diraih I Swear membuat banyak pihak membawakan ulang lagu tersebut, termasuk para minion dalam film Despicable Me 2 (2013). Namun, film tersebut memelesetkan lagu itu menjadi ‘Underwear’.

All-4-One mengaku senang dan terhibur dengan versi para minion. Bahkan mereke berempat tak masalah dengan versi parodi tersebut.

“Kita semua menggunakannya, kecuali Tony,” celetuk Jamie pada rekannya.

Awet

Sejak meniti karier pada 1993, All 4 One tak mengalami bongkar pasang personel. Jamie membocorkan beberapa rahasia kelanggengan mereka.

Kecintaan pada musik, rasa saling memiliki, dan kesamaan visi diakui jadi bumbu All-4-One bertahan sejauh ini.

Jamie mengungkap mereka kerap bertengkar setiap hari. Bahkan mereka sering berselisih paham terkait hal remeh seperti memilih tempat makan, memilih baju manggung, dan lainnya.

Namun mereka tetap selalu kembali pada satu sama lain.

“Rahasia kami adalah kecintaan kami pada musik, kecintaan kami satu sama lain, dan kamk memiliki nilai-nilai yang sama,” tuturnya.

Sejak dibentuk 1993, All-4-One sudah menelurkan beberapa hits, seperti I Swear, I Can Love You Love Like That, So Much in Love, I Turn to You, dan I Wanna Be Your Everything.

Album terakhir yang All-4-One rilis adalah Twenty+ pada 2015 lalu. Untuk terus menghibur para penggemarnya, All-4-One mengaku sedang menyiapkan beberapa musik baru.

Namun All-4-One masih merahasiakan bentuk dan waktu rilis karya itu. All-4-One meminta penggemar bersabar karena mereka mengakui sedang menyiapkan kejutan di tahun 2018.

“Kami punya beberapa musik yang sedang kami kerjakan. Kami hanya perlu menemukan waktu yg tepat.” kata Jamie.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

The Last Jedi sukses menembus US$ 1 Milliar

Wed Jan 3 , 2018
Serial terbaru Star Wars, The Last Jedi kian bertaji. Film […]
Star Wars The Last Jedi
hd beleş porno izle

bedava mobil porno izle

beleş mobil porno

ücretsiz sikiş izle

ücretsiz hd sikiş izlemek icin en güzel porno sitesi.
mersin escort mersin escort mersin escort mersin escort mersin escort mersin escort mersin escort kayseri escort konya escort konya escort malatya escort malatya escort erotik film film izle komedi film izle